3 Perkara yang Bisa Meninggikan Derajat Seorang Mukmin

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Segala puji bagi Allah Ta’ala, Dzat yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Rasulullah SAW.

Setiap orang mukmin pastilah ingin kualitas keimanannya tetap terjaga. Bahkan kalau bisa, setiap hari keimanan dapat meningkat. Segala amalan dijalankan, semua semata-mata untuk mencari ridha Allah SWT. Terdapat amalan-amalan yang mana jika dilakukan dengan ikhlas untuk mengharap ridha Allah Ta’ala, niscaya dapat meninggikan derajat mukmin.

3 Perkara yang Bisa Meninggikan Derajat Mukmin

Adapun 3 perkara yang dapat meninggikan derajat mukmin, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW

وأما الدرجات فإطعام الطعام وإفشاء السلام والصلاة بالليل والناس نيام

Tiga perkara itu tidak lain adalah “Memberi makan, menyebarkan salam, dan sholat di malam hari ketika orang-orang sedang tidur”

Pertama : Memberi Makan

Berikut ini video keutamaan memberi makan (Oleh Ust. Sulam bin Mustareja)

Memberi makan merupakan sebab diampuninya dosa-dosa, dan juga menjadi sebab seseorang masuk surga. Allah SWT berfirman

وَيُطۡعِمُونَ ٱلطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِۦ مِسۡكِينً۬ا وَيَتِيمً۬ا وَأَسِيرًا

“Mereka memberi makan kepada orang2 miskin, kepada anak yatim, dan juga kepada tawanan dari makanan yang mereka sukai”

إِنَّمَا نُطۡعِمُكُمۡ لِوَجۡهِ ٱللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنكُمۡ جَزَآءً۬ وَلَا شُكُورًا

“Tidak lain kami memberikan makan kepada kalian karena wajah allah, kami tidak mengharapkan dari kalian balasan dan kami tidak mengharapkan ucapan terima kasih”

إِنَّا نَخَافُ مِن رَّبِّنَا يَوۡمًا عَبُوسً۬ا قَمۡطَرِيرً۬ا

“Sesungguhnya kami takut dari Rabb kami di suatu hari, dimana wajah-wajah itu muram, sangat sulit”

فَوَقَٮٰهُمُ ٱللَّهُ شَرَّ ذَٲلِكَ ٱلۡيَوۡمِ وَلَقَّٮٰهُمۡ نَضۡرَةً۬ وَسُرُورً۬ا

“Maka allah menyelamatkan mereka dari keburukan di hari itu, dan allah berikan kepada mereka kesenangan dan kegembiraan”

وَجَزَٮٰهُم بِمَا صَبَرُواْ جَنَّةً۬ وَحَرِيرً۬ا

“Dan Allah memberikan balasan kepada mereka dengan kesabaran mereka berupa surga dan juga sutra” QS Al-Insan 8-12

Diantara juga keutamaan memberi makan, disebutkan ketika seorang pelacur yang berjalan kemudian mendapati sumur kemudian dia minum di sumur. Ketika naik keatas ternyata didapati seekor anjing yang sedang menjilat-jilat tanah karena kehausan. Lalu pelacur ini masuk lagi ke dalam sumur dan memenuhi sepatunya untuk memberi minum kepada anjing tersebut.

Ternyata Allah SWT. mengampuni dosa-dosa pelacur tersebut. Disebutkan di dalam hadits,

“Allah Ta’ala bersyukur kepadanya, dan Allah pun mengampuni dosa-dosanya”

Demikianlah, memberi makan bahkan memberi minum anjing saja bisa menyebabkan dosa-dosa pelacur diampuni. Dan orang yang suka memberi makan, akan menyebabkan dia terhindar dari neraka. Sementara menghalangi orang dari memberi makan akan menjadi sebab seseorang dimasukkan ke dalam neraka.

Allah SWT. Berfirman dalam Surat Al-Mudatsir ayat 42-44

مَا سَلَڪَكُمۡ فِى سَقَرَ (٤٢) قَالُواْ لَمۡ نَكُ مِنَ ٱلۡمُصَلِّينَ (٤٣) وَلَمۡ نَكُ نُطۡعِمُ ٱلۡمِسۡكِينَ (٤٤)

Apa yang menyebabkan kalian masuk ke dalam neraka Saqar? Mereka menjawab : “Karena kami tidak termasuk orang-orang yang shalat. Dan kami tidak memberi makan kepada orang-orang miskin”

Maka jika kita melihat ada orang miskin, orang kesusahan, jangan menunggu mereka meminta. Berikanlah kepadanya apa yang kita punya. Niscaya akan memasukkan kita ke dalam surga dan membebaskan dari neraka.

Bahkan Nabi SAW mengatakan,

دخَلتِ امرأةٌ النَّارَ في هِرَّةٍ ربَطَتْها فلا هي أطعَمَتْها ولا هي أرسَلَتْها تأكُلُ مِن خَشاشِ الأرضِ

“Ada seorang wanita masuk neraka dengan sebab kucing yang dikurungnya. Dia tidak memberikan makan dan dia juga tidak melepaskannya untuk mencari serangga-serangga bumi” (Muttafaq Alaih)

Oleh karenanya apabila kita mempunyai kelebihan harta, maka belilah makanan, dam bagi-bagikan kepada orang yang membutuhkan.

Atau kita beli beras yang banyak, kemudian adakan pengajian di rumah.  Pengajian berhadian beras. Siapa saja yang datang, maka berikan 2 atau 3 liter beras. Niscaya kita termasuk orang yang memberi makan kepada orang lain.

Dan begitulah cara berdakwah Rasulullah. Ada orang masuk Islam diberi kambing. Kalau kita tidak bisa memberi kambing, ya minimal kita bisa memberi beras. 2 liter atau 3 liter setiap orang yang datang pengajian. Insya Allah pengajian penuh.

Kedua : Menyebarkan Salam

Berikut ini video keutamaan menebar salam (Oleh Ust. Sulam bin Mustareja)

Menyebarkan salam ini adalah perkara yang sangat agung dalam Islam. Menyebarkan salam akan menimbulkan rasa saling cinta sesama kaum muslimin. Dan menyebarkan salam ini juga merupakan perintah Allah dan RasulNya. Menyebarkan salam memiliki buah atau pengaruh yang sangat besar. Diantaranya, menimbulkan rasa cinta sesama kaum muslimin. Rasulullah SAW. bersabda:

“Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan kalian tidak sempurna imannya sampai kalian saling cinta mencintai. Maukah ku tunjukan kepada kalian satu perkara yang apabila kalian mengamalkan, kalian akan saling cinta mencintai? Sebarkanlah salam diantara kamu” HR Muslim

Hadits diatas menunjukkan bahwa menyebarkan salam akan menimbulkan cinta mencintai sesama kaum muslimin. Maka sebarkanlah salam. Menyebarkan salam juga akan mendatangkan ganjaran yang sangat besar. Diriwayatkan dari Imron Ibnu Al Husain RA dia berkata:

Datang seorang menemui Nabi SAW dengan mengucapkan “Assalamu’alaikum”. Maka Nabi SAW pun menjawab salamnya. Kemudian Beliau SAW “asyrun” (10 : ganjarannya). Kemudian datang orang yang lain dan mengucapkan “Assalamu’alaikum Warahmatullah”. Nabi pun menjawab salamnya, kemudian orang itu pun duduk dan Nabi SAW mengatakan “isyrun” (20). Kemudian datang lagi yang lain mengucapkan “Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh” kemudian dijawab oleh Rasulullah salamnya. Lalu Nabi SAW bersabda “tsalatsuna khasanah” (30 kebaikan).

Baca juga Tanda Pasangan Pilihan Anda Pasangan Penuh Berkah

Oleh karena itu, jika menginginkan ganjaran. Maka pergilah dari rumah, temui orang Islam dan ucapkan “Asalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh”, maka pahalanya 30. Lalu temui lagi orang Islam dan ucapkan salam “Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh”, maka dapat ganjaran lagi sebesar 30. Jika satu hari kita bertemu orang Islam lalu mengucapkan “Assalamu’alaikum” maka tinggal dikalikan saja 30. Bayangkan berapa kebaikan yang kita dapat hanya dengan mengucap salam.

Kemudian juga menyebarkan salam di dalamnya terdapat keberkahan bagi seorang muslim dan juga orang yang diberi salam. Rasulullah SAW menasehati Anas RA:

Rasulullah SAW mengatakan kata Anas, Rasulullah memberi nasehat kepadaku, “Wahai anakku, apabila engkau masukmenemui keluargamu, ucapkan salam kepada mereka. Dan itu akan mendatangkan keberkahan kepadamu dan juga kepada keluarga rumahmu”

Bagaimana tidak, setiap kita masuk rumah lalu mengucapkan “Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh” (Keselamatan bagi kalian, rahmat Allah dan keberkahan) kita ucapkan setiap hari, maka rumah kita akan didatangi oleh Malaikat.

Adapun rumah yang adanya laknat, adanya kemarahan, kebencian, bagaimana setan tidak datang. Datangkan ketenangan dalam rumah tangga kita dengan sering mengucapkan salam. Dan mengucapkan salam merupakan sebab masuk surga. Nabi SAW bersabda:

“Wahai manusia, sebarkanlah salam, berilah makan, sambunglah silaturrahim, shalatah ketika orang sedang tidur, niscaya engkau akan masuk surga dengan selamat” (HR Turmidzi)

Sebarkanlah salam kepada orang-orang muslim dengan mengucapkan “Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Akan tetapi kita tidak boleh mendahului mengucapkan “Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh”kepada orang-orang non muslim. Ucapan salam ini hanyalah untuk sesama muslim. Jikalau untuk non muslim cukup gunakan bahasa sapaan yang lazim diantara mereka, seperti “Selamat pagi” atau “Apa kabar”dan lain sebagainya.

Semoga kita termasuk orang yang gemar menyebarkan salam, sehingga kita dimasukkan Allah Ta’ala ke dalam surgaNya Darussalam.

Ketiga: Shalat di Malam Hari Ketika Orang-Orang Sedang Tidur

Berikut ini video keutamaan shalat di malam hari ketika orang-orang sedang tidur (Oleh Ust. Sulam bin Mustareja)

Originally posted 2016-03-13 10:56:16.

Leave a Reply