Ibunya Seorang Pendeta, Namun Anak Ini Pilih Jadi Penghafal Al Quran. Masya Allah, Inilah Kisahnya!

Kisah Inspiratif – Hidayah adalah murni hak prerogratif dari Allah SWT. Kita sebagai hambanya mempunyai kewajiban untuk menjemput hidayah tersebut. Mungkin itu adalah ungkapan yang cukup tepat untuk kisah berikut ini. Adalah Jafar, satu diantara anak beruntung atas izin Allah memperoleh hidayah-Nya. Anak berusia belia ini memperoleh hidayah hingga masuk Islam.

Namun ada hal lain yang membuat kisah ini begitu dramatis. Siapa yang menyangka, anak muda ini sebenarnya mempunyai latar belakang keluarga yang sangat berbeda jauh. Sang Ibu ternyata adalah seseorang pendeta lulusan dari sebuah Sekolah Ortodoks Yerussalem di Palestina. Masya Allah! Bagaimana kisahnya anak pendeta hafal Al Quran?

Anak pendeta hafal Al Quran

Jafar, sang anak pendeta hafal Al Quran ini memiliki koleksi kitab Injil release tahun 1958. Dia sendiri pun rajin membaca, mengoleksi buku, dan juga menelaah kitab Injil ini. Dari Kelas 1-6 SD diajarkan khusus tentang al kitab oleh pendeta sekaligus ibunya sendiri. Dianya sangat begitu fasih menuturkan falsafah sehubungan Trinitas, lengkap dengan ayat-ayatnya.

anak pendeta hafal Quran

Dalam tiga tahun belakangan dia konsentrasi menelaah Al-Qur’an. Hingga sekarang ini, dia sudah menjadi hafiz atau penghafal Al Quran. Hafalannya saat ini telah mencapai 20 juz. Dianya tetaplah cinta dan sayang ibunya serta menghormati orangtuanya.

Anak berperawakan tampan asal dari Makele, Tanah Toraja ini sekarang menjalani studi di Sekolah Penghafal Darul Istiqamah, tepatnya di Macopa, Maros.

Kabar bahagia itu pertama kali diunggah di sosial media oleh account bernama Ismawan as. Dia bercerita tentang kisah anak pendeta hafal Al Quran ini. Seketika berita ini menjadi viral di jagad dunia maya. Banyak netizen yang ikut berkomentar akan hal ini.

“Cara berdakwahnya juga sangatlah baik. Bisa jadi inspirasi lebih-lebih untuk orang lain” kata Andi Tenri Ewa. “Subhanallah. Wah hebat dan salut walau tidak seiman lagi dengan ibunya, namun tetap ada rasa menghargai terhadap ibunya” tutur Anita Ruhama.

Masya Allah, perjalanan hidup anak pendeta hafal Al Quran ini sungguh mengispirasi.

Originally posted 2016-06-17 03:06:15.

Leave a Reply