Agama

Benarkah Selfie Saat Ibadah Bisa Lunturkan Pahala? Ini Penjelasannya

Hukum Selfie Saat Ibadah – Siapa yang tidak tau selfie? Pastinya hampir semua orang di zaman sekarang pasti tau apa itu selfie. Bahkan mungkin sebagian besar sering melakukan aktifitas ini. Ya, selfie sudah menjadi satu diantara sekian banyak kegiatan dari orang-orang masa kini bahkan sudah menjadi kebiasaan yang susah untuk dihilangkan.

Dengan kata lain, selfie sudah menjadi trend. Siapa saja yang mempunyai kamera dapat dengan mudah berselfie dimanapun dia berada. Tak terkecuali kala sedang berada ditempat ibadah, apalagi di bulan Ramadhan seperti sekarang ini.

Sudah jamak kita lihat di media sosial seperti Path, Instagram, FB, Twitter dan lain-lain, banyak bertebaran foto orang-orang selfie ketika tengah melaksanakan ibadah shalat seperti ketika sedang shalat tarawih, dengan bermacam-macam latar belakang dan dengan beragam caption.

Selfie Saat Ibadah
www.postshare.co.id

Yang menjadi pertanyaan adalah “Apakah hukum selfie saat ibadah?” lalu pandangan selfie menurut Islam itu seperti apa?

Baca juga Amalan yang Dapat Meninggikan Derajat Orang Mukmin

Hukum Selfie Saat Ibadah

Menurut Ustadz Dr. Muhammad Lukman Ibrahim, seorang ustadz sekaligus dosen senior di salah satu akademi di Malaysia menuturkan bahwa hukum selfie adalah sah-sah saja. Akan tetapi, hukum selfie bisa saja berubah tergantung dari kondisi dan atau niat dari si selfiers tersebut.

Bila seseorang ber-selfie ria dengan niatan untuk mengabadikan peristiwa kebersamaannya dengan keluarga ataupun rekan-rekannya, maka itu sah-sah saja. Tetapi, bila kemana-mana selalu selfie, maka Ustaz Dr Muhammad Lukman Ibrahim menyampaikan bahwa hal itu termasuk mengerjakan sesuatu yang sia-sia. Karena (sifat) orang mukmin adalah menjauhi perkara yang sia-sia, katanya seperti dikutip dari laman Says.com.

Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam salah satu hadits shahih:

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ

“Di antara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat” (HR. Tirmidzi).

Ia juga mengingatkan agar menghindari selfie lalu mengunggah gambar ke media sosial dengan maksud untuk memperlihatkan akan kemewahan juga kebanggaan. Hal itu dapat memunculkan sifat riya juga membuat orang lain dengki. Bila demikian, hukum selfie menjadi haram serta dilarang.

Ia mengingatkan saat melaksanakan ibadah seharusnya konsentrasi penuh dan tidak menunjukkan ke khalayak umum. Sebab sifat riya serta takabur dapat menghapus pahala ibadah. Perumpamaan ibadah adalah seperti memberi sedekah dengan tangan kanan, sedangkan tangan kiri tidak perlu tau.

selfie hijab cantik
hipwee.com

Oleh karenanya, mari menjaga amal ibadah kita dengan mengurangi kegiatan kurang bermanfaat seperti selfie kala beribadah, apapun itu ibadahnya dan lalu mengunggahnya ke media sosial. Jangan sampai ibadah khusyu yang kita usahakan berkurang pahalanya, atau bahkan hilang begitu saja.

Mari saling mengingatkan dalam hal ibadah dan kebaikan. Selamat melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan. 🙂

Baca juga Pahala Menemani Istri Jalan-jalan Melebihi Iktikaf Sebulan di Masjid Nabawi 

Originally posted 2016-06-24 08:22:06.

Postingan ini ditulis oleh :

Admin

Where There is a Will, There is a Way

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*