Macam-macam Kalender Penanggalan yang Dipakai di Dunia

jenis macam kalender

img via webbisnis.com

Macam-macam Kalender – Anda semuanya pasti sudah mengenal dengan baik apa itu kalender atau penanggalan dan sering memanfaatkannya, bukan? Tulisan kali ini akan membahas tentang macam jenis kalender yang dipakai sebagai perhitungan waktu di seluruh dunia.

Pengertian kalender menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah daftar hari dan bulan dalam periode satu tahun. Sedangkan seperti dikutip dari wikipedia arti kalendar adalah suatu sistem dalam memberi nama pada sebuah atau dalam suatu periode waktu tertentu, yang didasarkan dari gerakan perputaran matahari atau bulan.

Macam-macam Kalender

Ada tiga kalender utama berdasarkan cara menandai waktu. Pertama, kalender barat. Juga disebut kalender Masehi, kalender Kristen atau kalender Gregorian. Kalender ini yang umum dan sering dipakai dalam perhitungan penanggalan di banyak negara di dunia.

Kedua, kalender Islam atau yang dikenal dengan kalender Hijriah. Dan yang terakhir adalah kalender Yahudi atau Ibrani. Perbedaan antara kalender Masehi, Hijriah, dan Ibrani ini adalah peristiwa inti dibalik dibentuknya kalender tersebut, panjang dari bulan dan tahun, dan kapan hari dimulai.

Kalender Masehi

macam kalender jenis kalender masehi

ayuprint.co.id

Mungkin cara mendasar untuk mengkategorikan kalender adalah dengan seperti apa kalender ini didasarkan. Kalender Kristen adalah kalender matahari berdasarkan kelahiran Kristus. Dalam pemakaiannya, terdapat istilah SM atau sebelum masehi yang berarti periode waktu tersebut terjadi sebelum Kristus dilahirkan. Atau juga AD, Anno Domini (tahun Tuhan kita).

Kalender Gregorian umumnya digunakan secara sinonim dengan kalender Barat dan kalender Kristen, tapi itu sebenarnya ada setelah Paus Gregorius XIII. Kalender Georgian memiliki tahun terdiri dari 12 bulan dan 365 hari, 366 di tahun kabisat, yang terjadi dengan menambahkan satu hari pada bulan Februari setiap empat tahun.

Sedangkan kalender Gregorian didasarkan pada kalender Julian, yang mana kalender ini diperkenalkan pada periode sekitar 45 SM oleh Julius Caesar setelah berkonsultasi astronom. Kalender ini didasarkan pada tahun kelahiran Kristus.

Kalender ini berusaha untuk memperbaiki pendahulunya, menciptakan format yang lebih teratur daripada kalender lunar dan kalender Julian. Kalender Gregorian menggantikan penggunaan kalender Julian yakni pada sekitar periode akhir abad ke-16.

Kalender Hijriah

kalender-hijriyah

www.citraislam.com

Kalender Islam didasarkan pada emigrasi atau hijrahnya Nabi Muhammad dan rekan Muslimnya, para sahabat atau sahabat, dari Mekah ke Madinah. Hijrahnya Nabi sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah setelah bertahun-tahun penganiayaan Muslim dan berlangsung pada periode 622 AD (menurut kalender barat), atau sekitar 4382 AM (menurut kalender Yahudi).

Hijrah adalah bahasa Arab untuk emigrasi, dan kalender Islam juga disebut kalender Hijriah. Tahun sebelum emigrasi diberi label sebagai SH, Sebelum Hijrah. Sementara tahun setelah emigrasi diberi label sebagai AH, Anno Hijrah atau Pada tahun Hijrah.

Kalender ini didasarkan pada tahun lunar, memiliki sekitar 354 hari dan 12 bulan, dengan masing-masing bulan berjumlah 29 atau 30 hari. Nama-nama bulan adalah Muharram, Safar, Rabiul Awwal, Rabiu’ tsani, Jumadil awwal, Jumadi’ tsani, Rajab, Sya’ban, Ramadhan, Syawal, Dzulqo’dah, dan Dzulhijjah.

Kalender Yahudi

Kalender Yahudi adalah kalender lunisolar dan didasarkan pada penciptaan kalender ini yang telah terjadi sekitar 3760 SM menurut Kalender Barat. Kalender Yahudi atau Ibrani memiliki jumlah hari antara 353 sampai 385 hari. Sedangkan jumlah bulan dalam setahun ada 12 bulan dan 13 bulan di tahun kabisat.

Perbedaan Macam Jenis Kalender

Disamping bermacam-macam banyak kalender yang ada saat ini, juga terdapat beberapa perbedaan antara kalender satu dengan kalender yang lain. Seperti jumlah bulan dalam satu tahun, atau jumlah hari dalam sebulan masing-masing kalender memiliki perbedaan.

Satu lagi perbedaan macam jenis kalender adalah yakni penentuan ketika hari baru dimulai. Dalam kalender Julian, Gregorian, kalender Barat dan Kristen, awal hari dimulai pada tengah malam yakni jam 00.00. Sedangkan pada kalender Islam dan Yahudi, awal hari tidak ditentukan dari jam, melainkan dihitung mulai saat matahari terbenam.

Kalender Lainnya

macam jenis kalender cina

www.cits.net

Ada banyak jenis kalender, meskipun kalender masehi mungkin yang paling populer. Namun jenis kalender populer lainnya seperti kalender Cina masih digunakan hari ini untuk liburan Cina dan untuk tujuan astrologi.

Kalender Cina

Kalender Cina adalah kalender lunisolar yakni sistem penanggalannya dengan 12 bulan dalam satu tahun biasa, dan 13 bulan setiap tahun kedua atau ketiga. Hari dalam kalender Cina dimulai pada pukul 23:00, bukan di tengah malam seperti kalender masehi.

Kalender Maya

Selain kalender cina, ada juga kalender Maya. Kalender ini adalah kalender yang disusun pada peradaban tua, yakni sekitar tahun 700 SM. Kalender Maya cukup menghebohkan publik beberapa dekade lalu, yakni ketika masa kalender ini berakhir tahun 2012, tepatnya pada 21 Desember. Sehingga beberapa kalangan meyakini bahwa kiamat akan terjadi di 21 Desember 2012.

Kalender Jawa

kalender penanggalan jawa

img via Google Play Store

Selain kalender yang disebutkan diatas, di Indonesia sendiri tepatnya di Jawa terdapat kalender Jawa atau penanggalan Jawa. kalender ini awal mulanya digunakan pada masa Kesultanan Mataram, dan digunakan pula pada kerajaan-kerajaan kecil yang masih mengekor pada kekuatan Kesultanan Mataram saat itu.

Kalender Jawa ini sendiri adalah sistem kalender atau penanggalan yang memadupadankan sistem-sistem penanggalan dunia, seperti penanggalan Islam, penanggalan Hindu, termasuk juga sistem penanggalan dari barat yakni sistem penanggalan Julian.

Dalam sistem penanggalan kalender Jawa, terdapat dua siklus hari. Pertama yakni siklus mingguan, yakni ada tujuh hari yang diawali dengan hari Ahad dan diakhiri dengan hari Sabtu. Kedua yakni siklus pekan pancawara, yakni ada lima hari yang disebut hari pasaran.

Hari pasaran pada sistem kalender Jawa merupakan posisi sikap atau patrap dari bulan. Adapun hari pasaran yang berjumlah lima hari ini terdiri dari hari-hari berikut ini:

  • Legi (Manis), menggambarkan sikap mungkur atau membelakangi arah
  • Pahing (Pahit), menggambarkan sikap madep atau menghadap
  • Pon (Petak), menggambarkan sikap sare atau tidur
  • Wage (Cemeng), menggambarkan sikap lenggah atau duduk
  • Kliwon (Asih), menggambarkan sikap jumeneng atau berdiri

Nama bulan dalam kalender Jawa sebagian besar diserap dari kalender Hijriah. Seperti Sapar, Jumadil Awal dan Akhir, Rejeb ataupun Sawal. Beberapanya lagi pakai penamaan dari bahasa Sanskerta, misalnya Pasa, Sela atau Sura.

Ada juga yang diambil dari bahasa Jawa dan Melayu seperti Apit dan Besar. Adapun bulan-bulan lainnya memakai nama yang masih ada kaitannya dengan hari-hari besar Islam yang terdapat dalam bulan hijriah.

Beberapa diantaranya seperti Pasa, yang masih ada kaitannya dengan puasa pada bulan Ramadhan. Ada lagi bulan Mulud, masih ada hubungannya dengan Maulid Nabi yang terdapat dalam bulan Rabi’ul Awal. Ataupun Ruwah yang berkaitan dengan bulan Nisfu Sya’ban yang berarti dicatatnya amalan ibadah dari ruh dalam setahun.

Berikut bulan-bulan di kalender Jawa:

  • Sura (30 hari)
  • Sapar (29 hari)
  • Mulud (30 hari)
  • Bakda Mulud (29 hari)
  • Jumadilawal (30 hari)
  • Jumadilakir (29 hari)
  • Rejeb (30 hari)
  • Ruwah (Arwah, Saban) (29 hari)
  • Pasa (Puwasa, Siyam, Ramelan) (30 hari)
  • Sawal (29 hari)
  • Sela (Dulkangidah, Apit) (30 hari)
  • Besar (Dulkahijjah) (29/30 hari)

Demikian tulisan tentang jenis kalender dan macam kalender penanggalan yang dipakai di dunia. Semoga tulisan tentang macam kalender ini bermanfaat serta dapat menambah wawasan Anda semua. Sampai jumpa!

Leave a Reply