Merasakan Atmosfer Menjelajahi 8 Kota Bawah Tanah Paling Misterius di Dunia

gambar kota bawah tanah

img source: pxleyes.com

Kota Bawah Tanah Misterius – Bumi tempat kita berpijak ini menyimpan banyak keajaiban dan juga misteri. Baik itu di daratannya, lautan bahkan yang jauh ada di bawah tanah. Di bawah tanah sendiri kita tidak sepenuhnya tau apa yang ada di dalamnya. Bisa jadi tanah yang kita pijaki ini menyimpan rahasia yang belum pernah diketahui banyak orang.

Dalam sejarahnya, bawah tanah sering dibangun untuk digunakan sebagai tempat penampungan dan perlindungan atau bunker semasa perang. Di sana pula dibangun pula infrastruktur penting seperti sekolah atau tempat-tempat ibadah. Mereka menyebutnya kota bawah tanah.

Lalu dimanakah saja kota-kota bawah tanah yang dimaksud? Yuk, mari menjelajah delapan pemukiman yang menakjubkan yang di bangun di bawah permukaan bumi berikut ini. Dijamin Anda akan takjub dengan keunikan-keunikannya.

1. Kota Bawah Tanah : Burlington

Ketika terjadi serangan nuklir pada era Perang Dingin, para anggota penting pemerintah Inggris mundur perlindung pada area bawah tanah yang terletak 100 kaki di bawah desa Corsham. Area atau kmpleks ini bernama Burlington Bunker. Pertama kali dibangun pada tahun 1950 dari serangkaian terowongan yang ada dan tambang batu.

Di dalam bunker ini berisi ruang kantor, kafetaria, sistem komunikasi, fasilitas medis dan tempat tidur. Semua itu dirancang untuk menjaga Perdana Menteri Inggris dan sekitar 4.000 personil pemerintah lainnya hidup dalam keadaan darurat. Bahkan terdapat studio BBC yang dapat digunakan untuk komunikasi ke publik.

2. Kota Bawah Tanah : Orvieto

Puncak Orvieto di Italia dikenal penghasil anggur putih dan arsitektur yang indah. Namun terdapat keajaiban yang paling misterius di bawah tanah sana. Dimulai dari Etruria kuno, generasi penduduk setempat menggali jalan mereka jauh ke dalam tebing batu vulkanik di mana kota awalnya dibangun.

Labirin bawah tanah pertama diukir untuk membangun telaga dan sumur-sumur, tetapi selama berabad-abad menggali, menghasilkan lebih dari 1.200 terowongan, gua-gua, dan galeri. Beberapa ruang termasuk sisa-sisa tempat suci era-Etruscan dan selain itu juga digunakan sebagai tempat penyimpanan untuk anggur dan bahan-bahan makanan.

Kota bawah tanah Orvieto ini juga sering digunakan sebagai tempat persembunyian selama masa perang. Seperti ketika awal mula Perang Dunia II, orang-orang masih menggunakan bagian-bagian tertentu sebagai tempat penampungan bom.

3. Kota Bawah Tanah : Petra

Terkenal dalam film “Indiana Jones and the Last Crusade,” Petra adalah kota kafilah kuno terletak di pegunungan selatan Yordania. Situs ini telah dihuni sejak zaman prasejarah, tetapi mencapai puncaknya sekitar 2.000 tahun yang lalu.

Salah satu bangunan-bangunan paling indah adalah Al Khazneh, atau “the Treasury,” yang mencakup ornamen yang membentang setinggi 130 kaki. Kota Petra adalah tempat tinggal dari 20 ribu orang penduduk pada masa kejayaannya, tetapi kemudian ditinggalkan sekitar abad ketujuh Masehi, tidak diketahui orang luar sampai tahun 1800-an.

Penggalian di situs tersebut masih berlangsung saat ini, utamanya untuk mencari lebih jauh lagi sejarah kejayaan kota bawah tanah Petra. Diyakini bahwa sebagian besar dari reruntuhan kota kuno Petra ini mungkin masih tertimbun di bawah tanah.

4. Kota Bawah Tanah : Beijing Underground City

Pada periode tahun 1960 dan 1970-an, sebagai pencegahan dari ancaman perang nuklir yang nyata, pemerintah China memerintahkan pembangunan tempat penampungan raksasa di bawah ibukota mereka, Beijing. Situs yang digali ini konon mampu menjaga sekitar satu juta orang sampai empat bulan.

Dikenal juga dengan sebutan Dixia Cheng, Bunker Beijing terdiri dari kamar tahan reruntuhan dan terowongan yang merayap jalan mereka bawah tanah di area seluas beberapa lusin mil persegi. Terdapat lorong-lorong tertentu yang bahkan cukup besar untuk dilewati tank.

Sementara itu dibangun sekolah-sekolah, rumah sakit, lumbung padi dan restoran. Bahkan ada arena skating dan bioskop 1.000 kursi. Meskipun hingga kini bangunan tidak pernah dimanfaatkan, namun terowongan-terowongan yang tersembunyi di bawah gedung-gedung di kota masih ada saat ini. Kebanyakan ditutup, namun ada juga uang dibuka sebagai objek wisata di awal 2000-an.

5. Kota Bawah Tanah : Lalibela

Pada abad ke-12 Masehi, seorang raja yang taat memerintahkan pembangunan 11 gereja Kristen di desa Ethiopia Lalibela. “Yerusalem Baru” ini menjadi terkenal karena dibuat dari atas ke bawah. Semua gereja dipahat dari batu vulkanik di bawah permukaan bumi kemudian dilubangi, sehingga menimbulkan kesan tumbuh langsung dari tanah.

Bangunan paling ikonik adalah Gereja berbentuk salib Saint George, yang dipotong dari sepotong batu monolitik di dalam palung berkedalaman 100 kaki. Inilah yang kemudian menghubungkan ke seluruh kompleks melalui jaringan lorong bawah tanah, gua-gua tersembunyi dan katakombe.

Legenda mengatakan bahwa pembangunan Lalibela hanya butuh 24 tahun, namun banyak sejarawan percaya itu benar-benar selesai secara bertahap selama beberapa abad. Desa ini sekarang dianggap sebagai situs suci bagi Gereja Ortodoks Ethiopia, dan tempat-tempat bawah tanah yang menarik sebanyak 100 ribu orang tiap tahunnya.

…bersambung

Originally posted 2016-12-20 08:55:22.

Leave a Reply