Agama

Inilah Keutamaan Mengantar Jenazah Ke Kuburan

Keutamaan Mengantar Jenazah – Kematian adalah suatu hal yang pasti. Semua makhluk hidup ciptaan Allah Ta’ala baik itu di bumi, yang di daratan, terlihat oleh mata, atau di laut seberapapun dalam lautan tersebut, bahkan yang ada di dalam perut bumi yang tak kasat mata, semuanya akan mengalami kematian. Bahkan bukan hanya di bumi, di langit dan seluruh alam semesta dan seisinya pasti akan menemui apa yang disebut mati.

Adapun manusia asalnya tercipta dari tanah. Kemudian karena kekuasaan Allah, dijadikannya dapat berjalan di atas tanah. Namun pada akhirnya jika ajal telah menjemput, saat kematian telah tiba, maka akan kembali lagi ke dalam tanah. Allah Ta’ala berfirman dalam Surat Ali Imran ayat 185:

كُلُّ نَفۡسٍ۬ ذَآٮِٕقَةُ ٱلۡمَوۡتِ‌ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوۡنَ أُجُورَڪُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَـٰمَةِ‌ۖ فَمَن زُحۡزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدۡخِلَ ٱلۡجَنَّةَ فَقَدۡ فَازَ‌ۗ وَمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا مَتَـٰعُ ٱلۡغُرُورِ

Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Maka siapa saja dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Dan (ingatlah bahwa) kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. (QS Ali Imran : 185)

Seperti itulah fase hidup manusia. Yang awal mula berasal dari tanah, dan pada akhirnya akan kembali lagi ke tanah. Jikalau jiwa seseorang sudah diambil (meninggal dunia), maka hendaknya ia dikubur di dalam tanah, sesuai seperti permulaan penciptaannya yakni berasal dari tanah.

mengantar mayat ke kuburan
zeynolabdin-bnd.rozblog.com

Keutamaan Mengantar Mayat Ke Kuburan

Jika anak adam meninggal dunia, maka kita yang masih hidup wajib untuk menguburkan jenazahnya. Menguburkan jenazah hukumnya fardhu kifayah. Tentunya tidak semua orang diwajibkan, melainkan hanya beberapa pihak saja yang diwajibkan menguburkan jenazah ini.

Meski demikian, tetap saja hukumnya adalah sunnah bagi seorang muslim untuk mengantarkan jenazah ke kuburan. Karena sesungguhnya hal tersebut merupakan salah satu bentuk perlakuan baik kita bagi sesama saudara muslim. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menjelaskan dalam sabdanya:

“Jenguklah orang sakit, dan antarkanlah dengan jenazah, niscaya jenazah tersebut mengingatkan kalian kepada akhirat,” (HR. Muslim).

Adapun banyak ditemui ketika umat muslim mengantarkan jenazah menuju ke pemakaman / kuburan, maka sering terlihat para pengantar jenazah ini berjalan dengan cepat, seolah ingin cepat sampai ke tujuan. Itu bukanlah sesuatu yang ganjil, melainkan sudah sesuai perintah Nabi.

Karena memang dalam Islam ketika mengantar mayat ke kuburan maka sunnahnya adalah dengan berjalan cepat. Seperti yang sudah disabdakan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:

“Berjalanlah dengan cepat. Jika mayatnya (jenazah yang diantarnya) shalih, itu merupakan kebaikan yang kalian berikan kepadanya (untuk jenazahnya). Dan jika mayatnya tidak shalih, itu keburukan yang kalian buang dari pundak kalian”
(HR. Bukhari)

Baca juga Pemakamannya Diiringi 70 Ribu Malaikat, Syahidnya Lelaki Ini Hingga Membuat Arsy Berguncang!

Pahala Mengantar Jenazah Ke Kuburan

Mengenai keutamaan mengantar jenazah ke kuburan/pemakaman, dalam hal ini Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

“Barangsiapa mengikuti jenazah seorang Muslim dalam keadaan beriman serta balasan pahala dari Allah dan ia bersama jenazah sampai jenazah dishalatkan serta selesai dikuburkan, niscaya ia akan kembali dengan membawa balasan pahala sebesar dua qirath, yang mana satu qirathnya yakni sebesar Gunung Uhud. Barangsiapa menshalatkan jenazah, setelah itu ia pulang sebelum si jenazah dikuburkan, maka ia pulang dengan membawa balasanya pahala sebesar satu qirath,” (HR. Muslim)

Masya Allah! Luar biasa mulianya seorang yang mengantarkan jenazah saudara seimannya dengan rasa ikhlas hingga sampai ke kuburan. Begitu mengagumkan pahala yang diberikan kepada kita, yang akan menambah berat timbangan amal baik kita kelak di akhirat. Aamiin.

Dan sungguh dengan mengantar jenazah ke kuburan adalah suatu pelajaran berharga untuk kita. Akan menjadi suatu momentum kita untuk introspeksi diri, agar senantiasa ingat akan kematian. Karena sesungguhnya, cepat atau lambat kita semua akan menyusul ke alam kubur, dan meninggalkan segala hal yang dulunya kita bangga-banggakan di dunia.

Karena seperti itulah fase hidup manusia. Yang awal mula berasal dari tanah, dan pada akhirnya akan kembali lagi ke tanah. Maka sepatutnya kita harus mempersiapkan bekal agar tidak merugi pada akhirnya. Dan kita akan sadar bahwa dunia ini hanyalah kesenangan yang menipu, dan tak ada yang perlu dibanggakan hidup di dunia.

Originally posted 2016-09-14 14:37:20.

Postingan ini ditulis oleh :

Admin

Where There is a Will, There is a Way

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*