Mengenal Panahan, Dari Sunnah Nabi Kini Jadi Hobi

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia pengertian dari panah ialah tongkat kecil runcing, panjang dengan bulu pada pangkalnya dan ujungnya yang tajam dilepaskan dengan busur. Adapun pada umumnya panah dapat diartikan sebagai sebuah senjata yang digunakan untuk melesatkan anak panah dengan dibantu oleh tarikan elastis dari panah tersebut.

Seringkali panah ini dipakai untuk memburu binatang dan pada zaman dahulu penggunaan panah biasanya digunakan sebagai sebuah peralatan perang. Seiring berjalanya waktu panah kemudian termasuk kedalam salah satu cabang olahraga yang selalu diperlombakan pada olimpiade dengan nama olah raga panahan.

Adapun desain dari panah dipengaruhi oleh budaya yang berkembang pada masa lampau. Desain panah yang biasa digunakan oleh bangsa pada zaman terdahulu adalah dengan menggunakan bahan kayu dan juga kombinasi antara tulang dan kayu.

Pada masa sekarang, bahan dasar dari panah ini sudah didominasi oleh plastic, material sintetik, karbon atau berupa bahan campuran. Dan sebutan untuk orang yang menggunakan busur panah ini disebut dengan pemanah. Baca juga informasi tentang harga panahan.

Sejarah Panah di Eropa

Pada awal periode Mesolitik atau masa Paleolitik busur telah ditemukan. Petunjuk tertua akan kegunaan busur panah di wilayah Eropa datang dari desa Stellmoor yang ada di Lembah Ahrensburg, bagian utara dari kota Hamburg, Jerman. Masa Paleolitik berakhir sekitar tahun 10.000-9.000 SM.

img source : loop.co.id

Panah terbuat dari batang kayu pinus yang terdiri dari sebuah poros utama dan sebuah poros depan sepanjang 15 sampai 20 sentimeter atau 6 sampai 8 dengan sebuah titik batu di ujungnya. Zaman dahulu belum ditemukan busur, sebelumnya hanya ditemukan poros bertitik. Hal ini bisa terjadi karena pada masa lampau orang memanfaatkannya sebagai tombak yang dilempar.

Sejauh ini, busur tertua diketahui berasal dari rawa Holmegard yang ada di Denmark. Akhirnya busur dapat menggantikan pelempar tombak sebagai alat utama untuk melepaskan panah. Fenomena ini terjadi di setiap benua kecuali Australia.

Pelempar tombak masih digunakan meskipun telah ada busur, contohnya di benua Amerika terutama di Negara Meksiko (Atlatl memiliki arti “pelempar tombak” dalam bahasa Nahuatl) dan diantara Suku Inuit.

Penemuan lainnya menunjukkan bahwa busur tertua berasal dari Yunani Kuno pada 2800 SM. Busur dan panah sudah ada pada budaya Yunani sejak jaman Predinastik (waktu sebelum adanya kerajaan di Yunani). Di Levant, artefak yang mungkin merupakan gagang panah diidentifikasi berasal dari kebudayaan Natufian.

Temuan Mata Panah Prasejarah di Indonesia

Beberapa periset berpandangan bahwa mata panah di daerah Asia Tenggara mendapat kontaminasi dari luar Nusantara, perihal tersebut dihubungkan dengan adanya mata panah di Jepang yang mayoritas mengindikasikan persamaan dengan temuan mata panah di kawasan Sulawesi Selatan.

Sekurang-kurangnya terdapat dua tempat berarti, sehubungan dengan dapatan mata panah pada zaman prasejarah di Nusantara ialah di wilayah Jawa Timur dan juga di wilayah Sulawesi Selatan.

Biasanya mata panah yang terdapat di Jawa Timur berbentuk segitiga dengan belahan basis bersayap dan cauk. Ada pula yang mungkum atau kadang-kadang rata tidak bersayap. Patokan panjang dari mata panah yang ditemukan berkisar 3-6 cm, lebar basis 2-3 cm, dengan ketebalan umumnya yaitu 1 cm. Material yang dimanfaatkan

Anjuran Memanah

Setiap saat Uqbah bin Amir Al Juhani keluar dari rumah dan berlatih memanah, habis itu ia meminta Abdullah bin Zaid supaya mengikutinya namun sepertinya ia nyaris bosan. Maka Uqbah berkata, “Maukah kamu aku kasih tau sebuah hadits yang aku dengar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?” kemudian Ia menjawab, “Mau.” Uqbah berkata,” aku telah mendengar Rosulullah bersabda:

Yang artinya bermakna Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla bakal memasukkan tiga orang ke dalam surga sebab satu anak panah; orang yang hendak membuatnya menginginkan kebaikan, orang yang mempersiapkan di jalan Allah serta orang yang memanahkannya di jalan Allah. Lalu rosul memberitahukan: “Berlatihlah memanah dan berkuda. Dan kalau kalian memilih panahan maka hal itu lebih baik daripada berkuda.”

Dari makna hadist di atas Menerangkan betapa Rasulullah saw sangat menyarankan agar seorang muslim peduli dengan persiapan untuk berjihad di jalan Allah. Panah dan berkuda merupakan dua kegiatan yang terkait dengan hal itu.

img source : bukalapak.com

Dan perlu diingat bahwa seorang muslim perlu memiliki semangat untuk berjihad di jalan Allah. Mengapa? berhubung Nabi saw memperingatkan bahwa raibnya semangat berjihad mengindikasikan hadirnya kemunafikan dalam diri.

Manfaat memanah dan berkuda

Berkuda

Berkuda benar efektif untuk kesehatan personal. beberapa bagian tubuh dari kepala sampai ke kaki, dari fisik mental akan mendapat keuntungan nya. Rupa lekuk tubuh belakang kuda – tempat di tunggang- bagus untuk menjaga semua masalah tulang belakang manusia.

Semasa pergerakan galloping adalah cara rentak kuda berlari-lari dan melompat, menjadikan vetebra tulang belakang bergesek antara satu dengan yang lain dalam kejadian harmoni, dan merangsang saraf-saraf tulang belakang, seakan diurut, sebaliknya pakar chiropraktik pun tidak mungkin mampu berbuat seperti gerakan natural tulang-tulang veterbra pada waktu personal memakai kuda.

Segenap segenap: tulang rangka, otot-otot, organ-organ viseral – termasuk sistem pencernaan, sistem saraf, sistem voluntary ataupun involuntary, organ kemih, juga bergerak kepada bagian tubuh seksual akan terangsang selaku optimum untuk menjadi tambah kebugaran.

Penunggang kuda yang bagus selalunya bebas dari mengalami sakit belakang atau masalah dalam ‘berhubungan’. Selain itu menunggang kuda turut mencerahkan mata sebab terdapat rangsangan pada saraf kranial ketika berkontraksi ‘galloping’ kuda.

Memanah

Latihan emosi dan fisik untuk memusatkan target kepada sasaran. Memanah sangat menitik beratkan keseimbangan jasad. Maka pemanah emosinya tertekan, Maka panahan amat gampang tersasar. Secara tidak langsung, olahraga ini melatih untuk tentram dan menstabilkan emosi. Yang tidak bersahaja, ceroboh, pemarah, atau sabar kurang nyaman pikiran nya tidak akan menjadi pemanah yang bagus.

Busur, Anak Panah Dan Target Sasaran

1. Busur

Panahan mempunyai beberapa jenis busur diantaranya, busur tradisional dan busur recuve.
Busur recuve mempunyai empat bagian yang dapat dibongkar pasang. Pertama, bagian handle yang terbuat dari bahan alumunium dan kayu keras, kedua, pada limb (daun busur) yang memiliki bagian atas dan bawah.

Ketiga, pada busur panahnya, karena terbuat dari bahan bambu dan serat akrbon yang lentur. Keempat pada bagian string dikarenakan terbuat dari bahan yang kuat dan tahan terhadap renggangan. Maka dari itu, busur ini sangat mudah untuk dibawa kemana-mana, karena seluruh bagiannya dapat dibongkar.

2. Anak Panah

Anak panah yang biasa dipergunakan dalam olahraga panahan terbuat dari bahan bambu dan bahan kayu. Panahan yang terbuat dari bambu biasanya kokoh dan tahan lama daripada yang terbuat dari kayu. Hal ini dikarenakan bambu memiliki tingkat kelenturan yang cenderung bagus ketimbang kayu.

Di bagian belakang ujung anak panahnya terdapat nock yang digunakan sebagai alat untuk memegang string (tali busur). Sedangkan di bagian depannya terdapat anak panah yang terbuat dari mata logam.

3. Target Sasaran

Target sasaran dalam kegiatan olahraga memanah dapat disesuaikan dengan nomor panahannya. Misalkan pada nomor outdoor, ukuran target berdiameter 80 centimeter dengan jarak sasaran sejauh 80 m. Sedangkan pada nomor indoor dengan ukuran targetnya berdiameter 40 cm atau 60 cm dengan jarak sasaran 25 meter.

Leave a Reply