Mengenal Lebih Jauh tentang Pipa Beton Bertulang

pipa beton bertulang

Banyak orang yang tidak tahu apa itu pipa beton. Namun jika disebut buis beton atau gorong-gorong, bisa dipastikan hampir semua orang tahu produk ini. Lalu apa yang dimaksud dengan pipa beton bertulang?

Pipa beton bertulang adalah pipa yang terbuat dari material beton yaitu campuran dari semen, batu split, pasir, serta diperkuat dengan konstruksi besi beton. Pipa beton bertulang berbeda dengan buis beton. Produk buis beton atau gorong-gorong hanya dibuat dari semen dan pasir saja sehingga pembuatannya cukup menggunakan alat cetak sederhana.

Pipa beton bertulang biasanya dibuat di pabrik-pabrik dengan menggunakan mesin modern yang biasanya diimpor dari Amerika, China, Australia, dan negara-negara Eropa. Pipa beton ini didesain sesuai dengan pesanan dan ketebalan serta diameter tertentu. Untuk memesannya, Anda bisa langsung mengunjungi direktori bisnis Indotrading.com kemudian cari penjual pipa beton yang ada di kota Anda.

Penggunaan Pipa Beton Bertulang

Pipa beton bertulang saat ini mudah ditemukan di tempat jual pipa beton karena banyak dibutuhkan untuk pembangunan di Indonesia. Pipa beton bertulang umumnya digunakan untuk saluran drainase, baik di kawasan industri, di jalan raya, hingga di berbagai perumahan mewah. Tempat-tempat tersebut memiliki saluran drainase yang tertutup sehingga genangan air tidak terlihat dengan jelas.

Teknologi Pembuatan Pipa Beton

Jauh sebelum tempat jual pipa beton ada di mana-mana, tepatnya sebelum tahun 1984, pipa beton masih dibuat secara manual. Pipa beton yang dibuat manual ini disebut sebagai buis beton yang dibuat dengan cara mencampur semen dan pasir pada dua buah cetakan berbentuk lingkaran luar dalam.

Baru setelah tahun 1984, mulai bermunculan pabrik-pabrik pipa beton dengan teknologi pembuatan yang berbeda-beda. Ada 4 teknologi pembuatan pipa beton di Indonesia yaitu:

1. High Vibration Vertical Cast

Pipa yang dibuat melalui metode ini menggunakan mesin bergetar. Pemadatannya diperoleh dari 3 buah vibrator frekuensi tinggi. Teknologi ini awalnya dikembangkan di Eropa dan hingga saat ini masih digunakan di beberapa negara.

2. Wet Spinning

Pipa dibuat dengan memanfaatkan putaran tinggi. Teknologi ini dibuat oleh Australia kira-kira 1 abad yang lalu dan masih banyak digunakan di berbagai negara hingga sekarang.

3. Roller Suspension

Teknologi ini juga ditemukan oleh orang Australia dengan metode yang hampir sama dengan wet spinning atau sentrifugal. Teknologi ini masih digunakan di Australia, Perancis, China, dan beberapa negara Asia.

4. Packer Head

Teknologi ini paling akhir ditemukan. Dalam pengoperasiannya, mesin ini bisa dikontrol secara otomatis sehingga tidak memerlukan banyak tenaga kerja. Karenanya, teknologi ini berkembang pesat di Amerika dan negara-negara Eropa.

Itulah sekilas tentang pipa beton bertulang dan teknologi pembuatannya. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply