Hal yang Wajib Diketahui dalam Memilih Popok Bayi

theasianparent.com

Lamandala.Net – Popok bayi menjadi hal yang sangat dibutuhkan untuk para orang tua yang mempunyai bayi. Dalam memilih popok bayi sendiri tidak bisa sembarangan, tidak hanya dilihat dari segi harga popok bayi akan tetapi juga kenyamanan dan kecocokan pada kulit bayi. Simak tips dalam memilih popok.

1. Pilih lapisan berpori

Popok sekali pakai umumnya disusun menjadi 3 lapisan: lapisan dalam, lapisan inti, dan lapisan luar.

Menurut IDAI, sebaiknya Mama memilih popok yang lapisan dalamnya berpori, untuk mengurangi gesekan kulit. Ini juga membantu sirkulasi udara lebih baik, sehingga kulit bayi tidak lembap hingga bisa mengakibatkan ruam popok.

2. Tambahan formula khusus

Tidak hanya lapisan dalam yang berpori, IDAI juga menyarankan untuk memilih lapisan dalam yang sudah ditambah dengan formula khusus, seperti zinc oxide, aloe vera, dan petroleum seperti Popok Merries. Ini semua tepat untuk menjaga kulit bayi tetap kering, sehingga bayi tetap nyaman selama memakai popok.

3. Menyerap dengan baik

Jika Mama mau popok yang daya serapnya kuat, Mama bisa memilih popok sekali pakai yang lapisan intinya terbuat dari AGM. Apa itu AGM? ini adalah absorbent gelling material atau dikenal juga sebagai superabsorbent, yang terbuat dari sodium poliakrilat.

Menurut IDAI, AGM memiliki keunggulan dapat memisahkan cairan urine dari feses dengan cepat, menahan cairan di matriksnya, dan menjaga kestabilan pH.

4. Popok dengan ‘alarm’ perubahan warna

kumparan.com

IDAI menyarankan untuk selalu mengganti popok setiap anak selesai berkemih atau buang air besar. Disarankan juga untuk mengganti popok sesering mungkin, sekitar 2 sampai 3 jam sekali.

Maka, Mama juga perlu memilih popok yang memiliki sistem ‘alarm, yaitu menunjukkan perubahan warna pada bagian luar popok bila terkena urine.

5. Bahan luar berpori, bukan waterproof

Beberapa merek popok sekali pakai sering mengunggulkan teknologi bagian luar waterproof atau tahan air. Ada juga yang mengunggulkan bahan luar berpori, tetapi tidak waterproof.

Mana yang lebih baik? IDAI mengatakan untuk memilih bahan luar yang berpori daripada yang waterproof, karena lebih aman dan nyaman bagi kulit bayi yang sensitif.

6. Popok kain berbahan katun

Menurut IDAI, popok kain juga kini tersedia dengan beragam inovasi baru dalam hal komposisi. Jika Mama memilih popok kain, IDAI merekomendasikan popok kain berbahan katun karena memberikan ventilasi yang baik dengan kulit bayi.

7. Perhatikan bahan penyerap pada popok kain

Bahan absorben yang biasa digunakan pada popok kain antara lain polyester (sering disebut microfiber), katun, bambu, dan rami. Menurut IDAI, polyester memang memiliki kemampuan menyerap yang baik, namun lebih sulit dibersihkan dan sering menimbulkan bau.

Bambu juga memiliki daya serap yang baik, tetapi bahan kimia yang digunakan dalam proses produksinya dapat menimbulkan efek negatif.

Pastikan anda sudah memilih popok yang sesuai dengan kebutuhan dan kecocokan pada kulit bayi. Untuk referensi popok kulit sensitif kamu bisa menggunakan Merries.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*