Ketahui Jenis-jenis Pajak Dahulu Sebelum Lapor

Cara lapor pajak online menjadi hal penting yang harus diketahui oleh setiap wajib pajak. Karena sebagai warna negara yang baik, kita harus taat terhadap pembayaran pajak. Sayangnya, masih ada beberapa warga negara yang belum mengetahui cara pelaporan pajak. Untungnya berkat kemajuan teknologi, kita sudah bisa melakukan lapor pajak secara online tanpa perlu ke kantor pelayanan pajak. Dengan begitu, tentunya pelaporan pajak bisa dilaksanakan dengan lebih efektif dan efisien.

Untuk melakukan pelaporan pajak online, kita hanya perlu menggunakan aplikasi e-filling. E-filling ini merupakan aplikasi lapor pajak online yang diperkenalkan pertama kali oleh ASP (Application Service Provider). Selain praktis, pelaporan melalui aplikasi ini juga dinilai lebih aman karena adanya fitur EFIN (Electronic Filing Identification Number).

via : Liputan6.com

Jenis Pajak Berdasarkan Lembaga Pemungutannya

Cara lapor pajak online memang sangat mudah. Anda hanya perlu membuat EFIN, registrasi akun di e-filing DJP kemudian lapor pajak dan mengunggah SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan). Namun, sebelum melakukan lapor pajak, ada baiknya jika kita mengetahui jenis-jenis pajak berdasarkan lembaga pemungutannya terlebih dahulu.

Pajak Pusat

Pajak pusat merupakan jenis pajak yang dikelola oleh pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Pajak dan juga unit vertikal di bawahnya. Jenis-jenis adalah sebagai berikut:

• Pajak Penghasilan (PPh)

Pajak Penghasilan atau PPh adalah pajak yang dibebankan kepada perseorangan maupun badan atas penghasilan yang diterima per satu tahun pajak

• Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

PPN merupakan pajak yang dibebankan kepada wajib pajak atas pembelian barang kena pajak atau jasa kena pajak di dalam Daerah Pabean.

• Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)

PPN dan PPnBM dikenakan kepada pembelian barang tertentu yang tergolong mewah.

• Bea Meterai (BM)

BM merupakan pajak yang dibebankan terhadap pemanfaatan dokumen yang memuat jumlah uang di atas jumlah tertentu sesuai dengan ketentuan.

• Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

PBB adalah pajak yang terhadap kepemilikan serta pemanfaatan atas tanah atau bangunan.

Pajak Daerah

Jenis pajak berdasarkan lembaga pemungutannya yang kedua adalah pajak daerah. Pajak daerah ini dikelola oleh pemerintah tingkat provinsi dan tingkat kabupaten atau kota. Ada cukup banyak jenis pajak yang dipungut oleh pemerintah daerah, antara lain adalah:

• Pajak Provinsi meliputi Pajak Bahan Bakar, Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, Pajak Rokok, serta Pajak Air Permukaan.

• Pajak Kabupaten atau Kota yang meliputi Pajak Penginapan atau Hotel, Pajak Rumah Makan, Pajak Wisata dan Hiburan, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Reklame, serta masih banyak lainnya.

Nah, itu tadi jenis-jenis pajak berdasarkan lembaga pemungutannya. Bagi Anda pemilik usaha warung, pengeluaran untuk pembayaran pajak bisa dicatat di buku warung. Jika mau yang lebih praktis, Anda bisa mengunduh aplikasi BukuKas di ponsel Anda. Selain lebih praktis, fitur pencatatnya juga sangat lengkap sehingga semua catatan pemasukan dan pengeluaran tidak bisa hilang. Menarik sekali, ya! Buruan unduh BukuKas sekarang juga!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*