Sejarah Buku dan Perkembangannya di Berbagai Negara

Sejarah Buku dan Perkembangannya di Berbagai Negara

Sejarah Buku – Seperti yang sudah kita ketahui bahwasannya tanggal 23 April adalah peringatan Hari Buku Sedunia. Maka untuk memeriahkan peringatan tersebut, artikel kali ini adalah tentang Sejarah Buku dan Perkembangannya di Berbagai Negara.

Buku adalah jendela dunia, tidak berlebihan filosofi tersebut karena memang sebelum ada internet seperti sekarang ini, buku menjadi sumber informasi yang paling tepercaya terutama dalam hal akademik.

Buku menjadi tempat pertama untuk mencari informasi mengenai dunia dalam bentuk materi-materi pelajaran, buku juga menjadi wadah untuk menulis semua informasi yang diberikan pihak guru. Namun, banyak yang tidak tahu mengenai sejarah buku itu sendiri sebelum berbentuk tulisan yang tercetak di atas kertas seperti sekarang ini.

Zaman dahulu, buku berupa tulisan-tulisan yang diukir dalam kepingan batu atau ditulis di atas daun. Ternyata, sebelum menjadi buku seperti saat ini, buku kuno mengalami banyak transformasi di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia.

Sejarah buku yang pertama dihadirkan oleh bangsa Mesir dalam bentuk gulungan Papyrus. Bangsa Mesir membuat tulisan-tulisan Hieroglif di permukaan daun Papyrus, daun ini mirip seperti tumbuhan alang-alang dan sangat banyak ditemukan di tepi sungai Nil pada masa tersebut.

Daun Papyrus berisi tulisan Hieroglif ini dibentuk menjadi gulungan dengan panjang mencapai puluhan meter. Selain menggunakan gulungan Papyrus, bangsa Mesir kuno juga membuat tulisan Hieroglif dalam kepingan-kepingan batu.

Sejarah Buku dan Perkembangannya di Dunia

sejarah buku sejarah perkembangan buku
www.wallpaperlite.com

 

Agar lebih memudahkan penulisan, seiring berjalannya waktu, Bangsa Mesir akhirnya mengganti gulungan Papyrus dengan Codex pada awal abad pertengahan. Codex adalah buku berbentuk lipatan-lipatan dari lembaran kulit domba dan dilindungi dengan kulit kayu yang keras.

Setelah Mesir, sejarah buku terus tercipta di berbagai masa dan bentuk buku terus mengalami transformasi di berbagai negara seperti Timur Tengah, Jepang, Cina dan Indonesia.

Baca juga Sejarah Revolusi Industri dan Pengaruhnya Terhadap Perkembangan Teknologi

Bangsa Timur Tengah membuat buku dengan cara menyamak dan membentangkan kulit domba sebagai media tulisan. Buku model ini lebih dikenal dengan sebutan Perkamen, Perkamen memang sengaja dibuat berlipat-lipat dan inilah awal hadirnya model buku berjilid.

Sedangkan di Jepang dan Cina, buku berbentuk lipatan-lipatan seperti kain gorden dan diapit dengan sampul. Di Indonesia sendiri, buku berbentuk daun lontar yang telah ditulisi dan dijilid layaknya model buku saat ini. Walaupun bentuk buku berbagai negara di atas berbeda tetapi tetap ada 1 kesamaan yaitu sama-sama ditulis tangan.

Di zaman modern seperti saat ini, bentuk buku sangat  jauh berbeda dengan buku pada zaman kuno. Buku sekarang menggunakan lembaran-lembaran kertas, ditulis dengan komputer, dijilid dengan rapi dan disampul dengan desain yang sangat menarik dan cantik.

Bahkan, saat ini, penerbit-penerbit buku banyak bermunculan di berbagai wilayah nusantara. Ternyata, sebelum seperti sekarang, buku telah ada sejak zaman dahulu dan mengalami beragam transformasi.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai sejarah buku yang tidak banyak diketahui beserta perkembangannya di berbagai belahan dunia. Semoga artikel ini menambah wawasan baru mengenai asal buku dan bentuk-bentuk buku di berbagai negara pada zaman dahulu. Buku memang sudah menjadi jendela dunia.

Baca juga Sejarah dan Perkembangan Koperasi di Indonesia

Originally posted 2016-04-24 10:51:54.

Share This
Mandala

Where There is a Will, There is a Way

Leave a Comment