Tips Agar Kaos Selalu Lembut Dan Tahan Lama

Dreamstime.com

Seringkali ketika kita memiliki kaos yang baru dicuci beberapa kali sudah kasar atau belel. Coba kamu cek dulu apakah masalahnya ada di kualitas produknya yang kurang baik atau karena cara merawat kaos-nya. Yuk coba cek dulu di bawah ini:

1. Susut

Hal pertama yang mesti diperhatikan ketika mencuci t-shirt berbahan katun adalah bahan katun itu sangat normal menyusut ketika pertama kali pencucian, tapi ada juga kasus bahan katun yang setelah dicuci malah melar, ini anomali, mungkin ada campuran bahan tertentu yang membuat kaos teman-teman seperti di atas, bisa jadi karena ada campuran polyester (polyester memiliki sifat memuai seperti plastik ketika terkena panas saat penjemuran atau penyetrikaan).

Temen-temen tidak perlu khawatir dengan masalah ini, karena untuk produk dari Xpertees – Sablon Bogor, kasus kaos yang melar jarang terjadi karena bahan terbuat dari 100% cotton (kecuali produk bermotif misty: 90% cotton, 10% polyester). Untuk kasus bahan yang menyusut, sekali lagi itu hal yang normal, jadi jangan komplain ya kalo nanti ukuran kaosnya mengecil, hehe.

Ada solusi untuk menangani kaos yang menyusut setelah pencucian pertama, yaitu dengan memilih bahan yang sudah wahsed.

Apa itu bahan washed?

Bahan washed, adalah bahan yang sudah melalui proses washing secara chemical di garment bahan, tujuannya agar bahan sudah susut duluan sebelum diproduksi menjadi kaos, dan warna bahan akan tetap konsisten. Kira-kira seperti itu.

Sehingga, jika teman-teman berencana membuat brand (clothing line), pilihan bahan washed adalah pilihan yang tepat.

2. Pencucian

Akan lebih baik jika produk t-shirt berbahan katun tidak dicuci dengan mesin cuci, melainkan dengan cuci secara handwash seperti kucek kucek, cuci cuci, jemur jemur sambil goyang Dahsyat.

www.123RF.com

Kenapa?

Ada alasannya, yaitu karena bahan katun memiliki serat yang lembut, sehingga harus dijaga juga dengan kelembutan. Selain itu, melalui pencucian handwash, t-shirt dengan design sablon juga akan semakin terjaga daya tahannya. Jangan menyikat kaos, baik pada design atau bukan pada design.

Dianjurkan untuk tidak mencampur kaos dengan produk garment lain saat pencucian. Misal dicuci bareng jeans, nanti mereka akan saling bergesekan, itu akan merusak tekstur kaos yang lebih lembut, dan akan merusak design juga. Dan jangan biarkan kaos berkumpul dengan garment lain, nanti mereka akan kumpul kebo.

3. Deterjen Dan Pemutih

Jangan gunakan detergen secara berlebihan, lebih jelasnya lihat keterangan pemakaian detergen kesayangan teman-teman. Detergen yang berlebihan akan bereaksi dengan bahan dan tinta yang mengakibatkan pendeknya daya tahan produk. Jangan juga menggunakan pemutih.

4. Perendaman

Rendamlah pakaian dengan tempo yang tepat (baca anjuran perendaman sesuai dengan merk deterjen Anda). Durasi perendaman sangat berpengaruh terhadap produk kaos teman-teman, selain produknya berisiko rusak warnanya, kaosnya nanti akan berubah tekstur.

5. Setrika

Sebenernya kita sudah coba menyetrika bagian design pada produk kami, dan hasilnya relatif aman, karena pada dasarnya proses finishing produk menggunakan heat press dengan suhu lebih dari 180C. Namun kami menyarankan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, ada baiknya teman-teman tidak menyetrika bagian design melainkan menyetrika di bagian dalam kaos.

6. Penjemuran

Pemakaian hanger yang dikalungkan di bagian dalam kerah, akan mengakibatkan rib kerah akan melar karena gravitasi bumi oleh berat kaos yang basah (teori Fisika nih, nggak tau teori yang mana). Ada baiknya kaos yang basah dijemur dengan cara ‘diselempang’ di tali jemuran, bagian bahu dijepit dengan jepitan, atau ditiup sampai kering.

Teman-teman juga bisa menambahkan pelembut pakaian ketika mencuci kaos. Pastikan pelembut dan pewangi pakaian yang aman untuk bahan kaos teman-teman.

Teman-teman bisa menggunakan pewangi pakaian terbaik dari royale soklin. Pewangi ini memiliki keharuman yang tahan lama seperti parfum mewah, Wanginya segar dan tahan lama menempel di pakaian.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*